Konsolidasi Penyuluh Aceh Timur Satukan Langkah Dukung Program Strategis Swasembada Pangan
Aceh Timur - Balai Perakitan dan Pengujian Ruminansia Kecil (BRMP Ruminansia Kecil) menghadiri hari kedua kegiatan Konsolidasi Penyuluh se-Kabupaten Aceh Timur yang diselenggarakan di Aula Graha Bunda Idi, Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, pada Kamis (6/8/2026). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan para penyuluh pertanian dalam mendukung percepatan program pembangunan pertanian, khususnya mewujudkan swasembada pangan nasional.
Kegiatan dihadiri oleh Muhammad Syawal, S.Pt., M.Si., selaku Plt. Kepala BRMP Ruminansia Kecil dan Pj. Swasembada Pangan wilayah Aceh Timur, bersama Tim. Turut hadir secara daring melalui Zoom Meeting Firdaus, S.P., M.Si., Kepala Balai Besar BRMP Aceh. Hadir pula Erwin Atlizar, S.TP., M.Si., Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Aceh Timur, Sofyan, S.E., M.AP., Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Aceh Timur, perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta seluruh penyuluh pertanian se-Kabupaten Aceh Timur.
Konsolidasi ini merupakan kegiatan yang dirancang untuk menyamakan visi dan persepsi seluruh pemangku kepentingan dalam pelaksanaan program pembangunan pertanian. Melalui forum ini, para peserta melakukan penguatan koordinasi lintas sektor, mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi di lapangan, sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan program pertanian di tingkat daerah.
Dalam arahannya yang disampaikan secara virtual, Kepala Balai Besar BRMP Aceh menekankan pentingnya kolaborasi yang erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan penyuluh sebagai ujung tombak pendampingan petani. Penyuluh diharapkan mampu menjadi penggerak utama dalam mengawal implementasi berbagai program strategis nasional sehingga dapat berjalan secara optimal sesuai dengan kebutuhan dan kondisi wilayah masing-masing.
Sementara itu, Plt. Kepala BRMP Ruminansia Kecil, Muhammad Syawal, S.Pt., M.Si., menyampaikan bahwa keberhasilan program pembangunan pertanian sangat bergantung pada kesamaan langkah dan koordinasi yang baik di seluruh tingkatan. Menurutnya, penyuluh memiliki peran strategis sebagai penghubung antara inovasi teknologi pertanian dengan para petani sehingga peningkatan kapasitas penyuluh menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian.
Selain menjadi sarana evaluasi pelaksanaan program yang telah berjalan, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai wadah diskusi untuk menyerap berbagai masukan dari para penyuluh mengenai tantangan yang dihadapi di lapangan. Berbagai isu yang berkembang menjadi bahan koordinasi bersama untuk menghasilkan solusi yang tepat dan dapat segera ditindaklanjuti secara kolaboratif.
Melalui kegiatan konsolidasi ini diharapkan terbangun kesamaan persepsi, koordinasi yang semakin kuat, serta komitmen bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan para penyuluh dalam mendukung keberhasilan program strategis nasional, khususnya percepatan swasembada pangan. Sinergi yang terjalin diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendampingan kepada petani sekaligus memperkuat kinerja penyuluhan pertanian dalam mewujudkan sektor pertanian yang maju, mandiri, dan modern.